Rabu, 24 Agustus 2011
ibu gembrot dan ibu baik hati
sselamat pagi,siang,sore,maleeeem. sekarang gue mau cerita lagi kisahnya gini. beberapa minggu yang lalu gue baru balik dari liburan. maklum anak kuliaaah. gue liburan ke lombok-sumbawa-flores, tunggu dulu jangan di sangka gue kesana karena punya uang banyak. dengan uang pss pasan dan niat yang banyak akhirnya gue bisa sampe sana. gue lewat jalur darat yang di awali dengan naek kereta ekonomi dari st.senen menuju surbaya. nah di sini ceritanya. dengan uang pas2an pastinya gue naik kereta juga ekonomi kan. ber3 kita berangkat dari jakarta. tapi kita dapet tiket duduk misah misah gitu. tapi gapaplah yang penting dapet duduk. nah ceritanya gini. selama perjalanan di depan gue ada ibu ibu gembroot gede banget. sam anaknya yang bangoor banget. dia duduk di depan gue pas. tadinya gue awal ah dia emang punya tiket makanya duduk di situ. eh ternyata pas samppe st jatinegara ada 2 penumpang lagi pasangan ibu dan anak. akhirnya mereka duduk. dan ibu gembrot sama anaknya yang bandel minta ampun itu berdiri.selama diri si ibu. ngomong ke saya dan penumpang laiin."aduuh biasanya kita naik argo bromo nih eksekutif,tapi ni anak saya nangis minta naik ekonomi" logis gak sih menurut kaliaan?? ah sepik aja nih ibu. kereta pun jalan lagi. ketika udah sampai di bekasi ibu bilang ke penumpang yang naik dari jatinegara itu. bisa tolong geser gak bu. kesian anak saya berdiri. dengan baik hati si ibu yang duduk itu membagi tempatnya untuk anak itu. gak lama kemudian si anak ibu gmebrot itu di angkat sam ibunya terus BREEEET si ibu gembrot itu langsung duduk. terus anaknya di pangku. laaaah ni orang uda di baekin ngelunjak? dalem hati saya bilang gitu. akhirnya ibu yang baik itu pasrah. lama gak lama anak ibu itu nangis karena tidak tega. saya biarkan ak ibu itu pindah ketempat saya. dan saya duduk hanya setengah dari kursi itu. melihat tempat duduk agak longgar. si ibu gembrot kemudian menaruh anak yang di pangkunya duduk berdesak desakkan dengan ibu yang baik hati itu. sama saja kalau begitu. walaupun anaknya udah pindah. tetep aja sempit tempat duduknya. mungkin ini memeang watak asli manusia kalau sudah diberi enak tentu kita akan ngelunjak dan meminta lebih. mungkin ini juga yang menyebabkan banyak TKI kita di siksa di sana. bukan maksud menghakimi atau menjelek jelekin, penulis juga bukan manusia sempurna yang juga masih banyak kekurangan. oleh karena itu ini mungkin dapat jadi bahan pembelajaran kita. instropeksi diri. apakah kita juga seperti ibu gembrot itu... tamat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar